Cara Mengambil Web Screenshot di Google Chrome dengan Extensions

Cara Mengambil Web Screenshot di Google Chrome dengan Extensions

Advertisements

Cara Mengambil Web Screenshot di Google Chrome dengan Extensions - Anda suka Google Chrome? Karena kecepatannya? Atau karena banyak ekstensinya? Dua-duanya boleh. Selain cepat, kini Anda pun bisa mengambil skrinsot dari web yang dikunjungi dengan beberapa ekstensinya. Artikel ini akan membahas 3 ekstensi Chrome yang bisa mengambil skrinsot web. Namanya Awesome Screenshot, Webpage Screenshot, dan Screen Capture. Semuanya gratis.
Menginstal Ekstensi
Anda bisa menginstal dari laman resmi: http://chrome.google.com/webstore. Masukkan saja nama ekstensi untuk mencari. Instal dengan tombol biru TAMBAH KE CHROME.
Awesome Screenshot
Ekstensi ini sederhana sekali, yakni untuk ambil skrinsot dan menandainya dengan lingkaran, kotak, dan garis-garis. Dia hanya bisa menyimpan dalam format PNG. Lalu sebagaimana ekstensi biasanya, bisa disetel hotkey-nya. Yang mengejutkan adalah editornya.
  • Capture Visible Part: hanya mengambil gambar bagian halaman yang terlihat dari jendela Chrome.
  • Capture Selected Area: mengambil gambar area laman yang kita seleksi sendiri.
  • Capture Entire Page: mengambil keseluruhan laman.
Edit Skrinsot
Setelah Anda mengambil skrinsot, Anda bisa mengeditnya langsung. Bisa diberi bentuk-bentuk dan garis. Ada blur dan freehand juga.
Komentar saya: Awesome Screenshot ini bagus hanya saja ada ketidaknyamanan pada editornya. Saya mencobanya di Ubuntu 12.04 Firefox 15, ada jarak jauh sekali antara kursor saya dengan garis yang terbentuk. Ini akan menyulitkan pengguna kalau tidak segera diperbaiki. Kelemahan lainnya adalah ia cuma bisa dipakai mengambil skrinsot pada laman yang online. Maka dari itu saya mencobanya untuk WordPress di localhost.
Webpage Screenshot
Ekstensi ini sedikit lebih banyak fungsi daripada Awesome Screenshot. Dia bisa mengambil dalam format PNG maupun JPG. Dia memiliki opsi mengambil keseluruhan halaman dan hanya yang terlihat saja. Dia bisa diatur hotkey-nya. Fitur barunya adalah sanggup menyimpan laman sebagai MHTML.
Ambil bagian terlihat
Klik pada ikon Webpage Screenshot lalu pilih opsi paling atas. Di sini saya memakai ekstensi dalam Bahasa Indonesia. Jadi saya pilih opsi Hanya yang terlihat.
Ambil keseluruhan
Klik ikonnya dan pilih opsi kedua, Seluruh halaman web.
Edit gambar
Anda bisa mengedit gambar web yang baru diambil dengan editor internalnya. Pengeditan standar bisa dilakukannya.
Komentar saya: adapun fitur lain tidak saya bahas karena keluar dari topik. Bagus dan sangat sederhana. Bahkan otomatis berbahasa Indonesia di Chrome saya. Ada editor gambarnya juga. Hanya saja jika Anda perhatian dengan interface, mungkin Anda akan mengkritik tampilannya. Satu lagi, ia tidak bisa mengambil gambar laman internalnya Chrome dan laman lain yang tidak online. Saya tidak online tapi bisa mengambil skrinsot dari WordPress di localhost.
Screen Capture
Ekstensi yang satu ini agak istimewa karena dibikin langsung oleh Google sendiri. Dia bisa mengambil keseluruhan halaman, seleksi sebagian, hanya yang terlihat, bahkan bisa mengambil skrinsot di luar Chrome itu sendiri. Dia bisa menyimpan dalam PNG maupun JPG. Dia bisa diatur hotkey-nya. Dan dia bisa mengedit skrinsot yang sudah jadi.
Cara menggunakan:
  • Seluruh halaman: Capture Whole Page (Ctrl+Alt+S)
  • Hanya yang tampak: Capture Visible Content (Ctrl+Alt+V)
  • Sebagian dengan seleksi: Capture Page Region (Ctrl+Alt+R)
  • Selayar monitor dengan seleksi: Capture Screen Region (Ctrl+Alt+P)
Komentar saya: ekstensi ini agaknya sama saja dengan 2 sebelumnya yakni hanya mampu mengambil skrinsot untuk laman yang online. Artinya ia tidak mampu mengambil skrinsot untuk laman yang sudah saya simpan sebelumnya lalu saya buka di Chrome. Ia juga tak bisa mengambil skrinsot pada halaman internal Chrome (laman ekstensi dan pengaturan). Bukti sangkaan ini adalah ia baru bisa mengambil skrinsot web ketika saya menjalankan WordPress dari localhost (meski tidak ada internet). Bahkan saat diklik ikonnya, opsinya hilang ketika saya membuka laman yang tersimpan. Maka itu semua contoh di sini saya ambil dengan tampilan web WordPress. Untuk mengakalinya, kita manfaatkan fitur keempatnya yakni mengambil skrinsot dari layar monitor (sampai ke luar Chrome).
Pengaturan
Tentunya secara umum Anda bisa mengatur 3 hal yakni format, tempat, dan hotkey-nya. Sangat sederhana.
TIP!
  • Ketiga ekstensi Google Chrome ini juga dapat diinstal pada Chromium Browser, kembarannya. Saya telah mencobanya pada Chromium Browser 18 dan berjalan normal.
  • Untuk meng-uninstall suatu ekstensi, Anda bisa masuk ke pengaturan Chrome, pada tab Ekstensi, dan klik pada ikon tong sampah kecil di kanan setiap entri ekstensi.
  • Kita bisa menonaktifkan suatu ekstensi dengan memberi cawang pada opsi Diaktifkan.
Akhir
Ketiga ekstensi ini dapat Anda pilih sendiri mana yang terbaik. Terserah mau dipasang semua atau satu saja. Saya sendiri lebih sreg dengan yang terakhir karena lebih enak editing-nya. Terlepas itu, semua terserah Anda. Mulailah ber-screenshot ria!

Advertisements

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top