Permintaan iPhone 5S Tinggi, Apple Tambah Jumlah Produksi Hingga 75 Persen

Permintaan iPhone 5S Tinggi, Apple Tambah Jumlah Produksi Hingga 75 Persen

Advertisements

Permintaan iPhone 5S Tinggi, Apple Tambah Jumlah Produksi Hingga 75 Persen - Berbeda dengan iPhone 5C yang dikurangi jumlah produksinya, iPhone 5S kini menjadi ujung tombak penjualan Apple tahun 2013 ini. Dikutip dari Geeky Gadgets, Apple dikabarkan menambah pesanan produksi iPhone 5S.
iPhone 5S yang menawarkan fitur fingerprint scanner atau sensor sidik jari dan menjadi perangkat pertama yang menggunakan sistem keamanan dengan metode sensor sidik jari di smartphone. Selain itu, faktor warna emas juga menjadi salah satu yang mendorong konsumen tertarik membeli iPhone 5S.
Apple dikabarkan meminta pihak manufaktur untuk menambah kapasitas produksi iPhone 5S. Tak tanggung – tanggung, Apple meminta peningkatan jumlah produksi sebesar 75%. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga pasokan iPhone 5S agar tetap stabil dan tidak langka di pasaran.
Kontras dengan iPhone 5C yang disebut tidak mencerminkan produk Apple dengan 5 warna, iPhone 5S dianggap lebih premium dan punya nilai lebih tinggi jika melihat dari gengsi sebuah produk. Walau tidak semua konsumen membeli karena faktor gengsi tersebut, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa produk Apple selalu identik dengan hal itu.
Selain itu, iPhone 5S juga mempunya prosesor yang bisa disetarakan dengan produk smartphone high end android. Dengan prosesor A7 64 bit, Apple dianggap melakukan inovasi penggunaan prosesor pada perangkat smartphone.
Permintaan iPhone 5S Tinggi, Apple Tambah Jumlah Produksi Hingga 75 Persen
Saat ini harga iPhone 5S untuk di Indonesia masih berharga mahal yaitu sekitar 8.7 juta untuk versi 16 GB. Mahalnya harga iPhone 5S di Indonesia salah satu faktornya karena tidak adanya Apple Store dan hanya mengandalkan pasokan dari distributor yang kadang menjual iPhone lebih mahal dibanding harga normalnya.
Advertisements

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top